Tampilkan postingan dengan label kumpulan hadits Rosulullah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kumpulan hadits Rosulullah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Maret 2010

“Pudarnya Islam adalah karena ulah empat tipe manusia. Pertama: orang yang tidak mengamalkan ilmu mereka. Kedua: orang yang beramal tanpa landasan ilmu. Ketiga: orang yang tidak beramal dan tidak berilmu. Dan keempat: orang yang menghalangi manusia mencari ilmu.” (Muhammad bin al-Fadhl)

“Lihatlah orang yang hidupnya lebih susah darimu dan jangan melihat orang yang hidupnya lebih enak darimu, karena hal itu lebih patut agar engkau sekalian tidak menganggap rendah nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu.” (Muttafaq Alaihi)

Bukanlah termasuk pendusta orang yang berdusta untuk mendamaikan antara manusia. Dia berkata yang baik dan menyampaikan yang baik pula. (Shahih Muslim No.4717)

esungguhnya Allah itu Maha Lembut yang menyukai kelembutan. Allah akan memberikan kepada orang yang bersikap lembut sesuatu yang tidak diberikan kepada orang yang bersikap keras dan kepada yang lainnya. (Shahih Muslim No.4697)

hendaklah seseorang itu menolong saudaranya yang lain baik yang zalim maupun yang dizalimi. Kalau terhadap yang zalim hendaklah dicegah perbuatan zalimnya karena begitulah cara memberikan pertolongan kepadanya, dan terhadap yang dizalimi maka hendaklah ia membelanya. (Shahih Muslim No.4681)

Seorang muslim itu adalah saudara bagi muslim yang lainnya, dia tidak boleh menzaliminya dan menghinakannya. Barang siapa yang membantu keperluan saudaranya (sesama muslim), maka Allah akan memenuhi keperluannya. Barang siapa yang melapangkan satu kesusahan seorang muslim, maka Allah akan melapangkan untuknya satu kesusahan di antara kesusahan-kesusahan hari kiamat nanti. Dan barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, maka Allah akan menutupi aibnya pada hari kiamat. (Shahih Muslim No.4677)

Janganlah kamu sekalian terlalu bersedih dan tetaplah berbuat kebaikan karena dalam setiap musibah yang menimpa seorang muslim terdapat penghapusan dosa bahkan dalam bencana kecil yang menimpanya atau karena sebuah duri yang menusuknya. (Shahih Muslim No.4671)

Tidak ada satu kepedihan pun atau keletihan atau penyakit atau kesedihan yang menimpa seorang muslim kecuali akan dihapuskan dengan penderitaannya itu sebagian dari dosa kesalahannya. (Shahih Muslim No.4670)

Tidak ada seorang muslim pun yang tertusuk duri atau tertimpa bencana yang lebih besar dari itu kecuali akan tercatat baginya dengan bencana itu satu peningkatan derajat serta akan dihapuskan dari dirinya satu dosa kesalahan. (Shahih Muslim No.4664)

tidak ada seorang muslim pun yang tertimpa suatu penyakit dan lainnya kecuali Allah akan menghapus dengan penyakit tersebut kesalahan-kesalahannya seperti sebatang pohon yang merontokkan daunnya. (Shahih Muslim No.4663)

buruk sangka

Hindarilah oleh kamu sekalian berburuk sangka karena buruk sangka adalah ucapan yang paling dusta. Janganlah kamu sekalian saling memata-matai yang lain, janganlah saling mencari-cari aib yang lain, janganlah kamu saling bersaing (kemegahan dunia), janganlah kamu saling mendengki dan janganlah kamu saling membenci dan janganlah kamu saling bermusuhan tetapi jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. (Shahih Muslim No.4646)

Janganlah kamu saling membenci, saling mendengki dan saling bermusuhan, tetapi jadilah kamu hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tidak halal seorang muslim mendiamkan (tidak menyapa) saudaranya lebih dari tiga hari. (Shahih Muslim No.4641)

anganlah salah seorang di antara kamu mengharapkan kematian karena (tidak tahan dengan) musibah yang menimpanya, dan apabila dia memang harus mengharapkan, sebaiknya dia berkata: Ya Allah! Hidupkanlah aku selama kehidupan itu yang terbaik bagiku, dan matikanlah aku jika kematian itu yang terbaik bagiku. (Shahih Muslim No.4840)

larangan jabat tangan dengan bukan muhrim

Pria tidak boleh berjabat tangan dengan wanita yang bukan muhrimnya/mahromnya. Nabi Muhammad SAW berkata: “Sesungguhnya saya tidak berjabat tangan dengan wanita.” [HR Malik 2/982, Nasa'i 7/149, Tirmidzi 1597, Ibnu Majah 2874, ahmad 6/357, dll]

Dimanakah ALLAH? di dlm hati? di setiap tempat? dimana-mana? di langit? di bumi? tidak bertempat? ataukah tidak menempati ruang dan waktu? JAWABAN YANG BENAR ADALAH ALLAH BERADA DI ATAS LANGIT (berdasar Al Quran dan hadits-hadits shahih)

selasa,30/03/10

Wanita dilarang memakai parfum saat bertemu para pria yg bukan keluarga dekatnya(muhrim/mahromnya). “Siapa pun wanita yang mengenakan wewangian, lalu melewati segolongan orang agar mereka mencium baunya, maka ia adalah wanita pezina” (H.R Abu Daud, Nasa’i dan Tirmidzi, dan hadits ini Hasan)

Jumat, 26 Maret 2010

"Sebaik-baik manusia adalah yg paling hafal alqur'an,paling bertaqwa pada Allah,paling giat menyeru kebaikan,paling gencar mencegah kemungkaran dan paling rajin bersilaturahim di antara mereka"(H.R.Ahmad)

"Sesungguhnya Allah SWT tidak akan melihat indahnya bentuk tubuh dan menawannya penampilan wajah kalian melainkan melihat kepada HATI dan AMAL kalian"(H.R.Muslim)

"Perempuan itu aurat,maka jika ia keluar rumah (tanpa busana memadai) bersiaplah syaithon untuk memanfaatkannya(sebagai racun bagi laki-laki)(H.R. Tarmizi)

Orang yang paling buruk kedudukannya pada hari kiamat,ialah orang yg di jauhi orang-orang di dunia karena takut akan kejahatannya (H.R Bukhari,muslim dan Abu dawud)